assalamualaikum warohmatullahi wabaroktu. semoga Allah dan para rosulnya bersama kita agar kita dapat terhindar hari siksa neraka yang teramat pedih.sahabatku dalam edisi perdana ini kita akan membahas pentingnya doa sebelum makan. kenapa harus berdoa sebelum kita akan memakan sesuatu?
Doa dalam Islam adalah merupakan cerminan sikap tawakkal dan simbol
kerendahan dan ketidakberdayaan seseorang hamba di hadapan Allah Subhanahu wa
Ta’ala. Berdoa menunjukkan bahwa kita adalah hamba yang tunduk
kepadaNya, karena kita terus berharap untuk mendapatkan kebaikan-
kebaikan dariNya. Islam adalah agama yang menganjurkan untuk selalu
berdoa di manapun dan kapanpun. Doa yang sudah kita hafal semenjak
kecil adalah doa sebelum makan.
“Ya Alloh berkahilah pada makanan yang telah Engkau rizkikan pada kami, dan jagalah kami dari api neraka.” (HR Abu Dawud)
Doa makan tersebut menunjukkan bahwa kita harus selalu berharap bahwa rezeki yang berupa makanan adalah keberkahan darinya. Hal ini merupakan tanda bahwa kita harus memastikan bahwa apa yang kita makan adalah rezeki yang halal sehingga Allah akan memberkahi kita.
Doa makan tersebut menunjukkan bahwa kita harus selalu berharap bahwa rezeki yang berupa makanan adalah keberkahan darinya. Hal ini merupakan tanda bahwa kita harus memastikan bahwa apa yang kita makan adalah rezeki yang halal sehingga Allah akan memberkahi kita.
Imam
Ahmad mengatakan, “Jika dalam satu makanan terkumpul 4 (empat) hal, maka
makanan tersebut adalah makanan yang sempurna. Empat hal tersebut
adalah menyebut nama Allah saat mulai makan, memuji Allah di akhir
makan, banyaknya orang yang turut makan dan berasal dari sumber yang
halal."
Adapun Bacaan Doa Sebelum Makan yg bisa
anda ajarkan untuk anak – anak anda atau untuk diamalkan sendiri oleh
anda, sudah kamii buatkan dibawah ini
Yang mempunyai arti sebagai berikut : ” Segala
pujii bagi Alloh yg telah memberikan kepadaku makanan ini serta memberi
rizki kepadaku tanpa daya dan kekuatan dari padaku ”..
MANFAAT DOA SEBELUM MAKAN
Manfaat lainnya, akan berfungsi mencegah syaitan dari ikut serta
menikmati makanan tersebut. Diriwayatkan dari Hudzaifah radhiyallahu
‘anhu mengatakan, “Apabila kami makan bersama Nabi shallallahu ‘alaihi
wasallam, maka kami tidak memulainya sehingga baginda memulai makan.
Suatu hari kami makan bersama Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam,
tiba-tiba datanglah seorang gadis kecil seakan-akan anak tersebut
terdorong untuk meletakkan tangannya dalam makanan yang sudah
disediakan. Dengan segera Nabi memegang tangan anak tersebut. Tidak
lama sesudah itu datanglah seorang Arab Badui. Dia datang seakan-akan
didorong oleh sesuatu. Nabi lantas memegang tangannya. Sesudah itu
baginda shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Sesungguhnya syaitan
turut menikmati makanan yang tidak disebut nama Allah padanya. Syaitan
datang bersama anak gadis tersebut dengan maksud supaya turut menikmati
makanan yang ada kerana gadis tersebut belum menyebut nama Allah
sebelum makan. Oleh kerana itu aku memegang tangan anak tersebut.
Syaitan pun lantas datang bersama anak Badui tersebut agar dpt
menikmati makanan. Oleh kerana itu, aku pegang tangan Arab Badui itu.
Demi Allah yang jiwaku ada di tangan-Nya, sesungguhnya tangan syaitan
itu berada di tanganku bersama tangan anak gadis tersebut.” (HR. Muslim
no. 2017)
KALO LUPA???
Jangan kawatir jika kalian lupa bedoa dan makanan sudah terlanjur masuk kedalam perut kalian maka hendaknya membaca:
بِسْمِ اللَّهِ فِي أَوَّلِهِ وَآخِرِهِ
Bismillaahi fii Awwalihii wa Aakhirihi
"Dengan menyebut nama Allah di awal dan akhirnya."
Dari Aisyah radliyallah 'anha, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda:
فَإِذَا أَكَلَ أَحَدُكُمْ طَعَامًا فَلْيَقُلْ بِسْمِ اللَّهِ فَإِنْ نَسِيَ أَنْ يَقُولَ بِسْمِ اللَّهِ فِي أَوَّلِهِ فَلْيَقُلْ بِسْمِ اللَّهِ فِي أَوَّلِهِ وَآخِرِهِ
"Apabila seorang kalian ingin makan, hendaknya dia membaca 'bismillah'. Dan jika ia lupa membaca di awalnya, hendaknya ia membaca 'bismillaahi fii awwalihi wa aakhirihi'." (HR. Ahmad, al Tirmidzi, dan Ibnu Majah. Dishahihkan oleh Al-Albani dalam Shahih Sunan Ibnu Majah no. 3264, Shahih Sunan At-Tirmidzi no. 1513, al Irwa' no 1965)
Atau membaca:
بِسْمِ اللَّهِ أَوَّلَهُ وَآخِرَهُ
Bismillaahi Awwalahu wa Aakhirahu
"Dengan menyebut nama Allah, awal dan akhirnya."
Berdasarkan hadits Aisyah radliyallah 'anha, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda:
إِذَا أَكَلَ أَحَدُكُمْ فَلْيَذْكُرْ اسْمَ اللَّهِ تَعَالَى فَإِنْ نَسِيَ أَنْ يَذْكُرَ اسْمَ اللَّهِ تَعَالَى فِي أَوَّلِهِ فَلْيَقُلْ بِسْمِ اللَّهِ أَوَّلَهُ وَآخِرَهُ
"Apabila seorang kalian ingin makan, hendaknya dia membaca 'bismillaah'. Dan jika ia lupa membaca di awalnya, hendaknya ia membaca 'bismillaahi awwalahu wa aakhirahu'." (HR. Ahmad, Abu Daud, dan Ibnu Majah. Dishahihkan oleh Syaikh Al Albani dalam Shahih Ibnu Majah: 3264 dan Shahih al–Targhib wa al-Tarhib, no. 2107)
Disebutkan dalam Riyadhus Shalihin, "Pernah Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam duduk dan ada seorang laki-laki yang sedang makan tapi belum membaca "bismillah" sehingga makanannya tinggal satu suap. Ketika ingin memasukkannya ke mulutnya, dia membaca, "Bismillaahi Awwalahu wa Aakhiaihu", maka Nabi shallallahu 'alaihi wasallam tertawa, lalu bersabda, "Syaitan ikut serta makan bersamanya, dan ketika dia menyebut nama Allah, dia memuntahkan apa yang ada di perutnya." (HR. Abu Dawud dan al-Nasai. Didhaifkan oleh Al-Albani dalam Shahih wa Dhaif Sunan Abi Dawud no. 3768).
بِسْمِ اللَّهِ فِي أَوَّلِهِ وَآخِرِهِ
Bismillaahi fii Awwalihii wa Aakhirihi
"Dengan menyebut nama Allah di awal dan akhirnya."
Dari Aisyah radliyallah 'anha, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda:
فَإِذَا أَكَلَ أَحَدُكُمْ طَعَامًا فَلْيَقُلْ بِسْمِ اللَّهِ فَإِنْ نَسِيَ أَنْ يَقُولَ بِسْمِ اللَّهِ فِي أَوَّلِهِ فَلْيَقُلْ بِسْمِ اللَّهِ فِي أَوَّلِهِ وَآخِرِهِ
"Apabila seorang kalian ingin makan, hendaknya dia membaca 'bismillah'. Dan jika ia lupa membaca di awalnya, hendaknya ia membaca 'bismillaahi fii awwalihi wa aakhirihi'." (HR. Ahmad, al Tirmidzi, dan Ibnu Majah. Dishahihkan oleh Al-Albani dalam Shahih Sunan Ibnu Majah no. 3264, Shahih Sunan At-Tirmidzi no. 1513, al Irwa' no 1965)
Atau membaca:
بِسْمِ اللَّهِ أَوَّلَهُ وَآخِرَهُ
Bismillaahi Awwalahu wa Aakhirahu
"Dengan menyebut nama Allah, awal dan akhirnya."
Berdasarkan hadits Aisyah radliyallah 'anha, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda:
إِذَا أَكَلَ أَحَدُكُمْ فَلْيَذْكُرْ اسْمَ اللَّهِ تَعَالَى فَإِنْ نَسِيَ أَنْ يَذْكُرَ اسْمَ اللَّهِ تَعَالَى فِي أَوَّلِهِ فَلْيَقُلْ بِسْمِ اللَّهِ أَوَّلَهُ وَآخِرَهُ
"Apabila seorang kalian ingin makan, hendaknya dia membaca 'bismillaah'. Dan jika ia lupa membaca di awalnya, hendaknya ia membaca 'bismillaahi awwalahu wa aakhirahu'." (HR. Ahmad, Abu Daud, dan Ibnu Majah. Dishahihkan oleh Syaikh Al Albani dalam Shahih Ibnu Majah: 3264 dan Shahih al–Targhib wa al-Tarhib, no. 2107)
Disebutkan dalam Riyadhus Shalihin, "Pernah Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam duduk dan ada seorang laki-laki yang sedang makan tapi belum membaca "bismillah" sehingga makanannya tinggal satu suap. Ketika ingin memasukkannya ke mulutnya, dia membaca, "Bismillaahi Awwalahu wa Aakhiaihu", maka Nabi shallallahu 'alaihi wasallam tertawa, lalu bersabda, "Syaitan ikut serta makan bersamanya, dan ketika dia menyebut nama Allah, dia memuntahkan apa yang ada di perutnya." (HR. Abu Dawud dan al-Nasai. Didhaifkan oleh Al-Albani dalam Shahih wa Dhaif Sunan Abi Dawud no. 3768).
nah sudah tau kan kenapa berdoa sebelum makan itu sangan penting. karena ketika kita memakan sesuatu tanpa menyebut nama Allah maka sesunggunya setan selalu bersama kita dan memakan sari-sari makanan yang sangat penting untuk tubuh kita. jadi jangan lupa untuk membaca doa ya sebelum kalian makan.
semoga informasi ini dapat membantu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar